Ayo Gabung

Data Blogku

Jumat, 30 November 2012
Jika Amerika terkenal Hollywood maka di India terkenal Bollywood, keduanya memang sangat terkenal. Film-film layar lebar yang dihasilkan pasti banyak ditonton di bioskop ataupun di televisi. Tetapi di Indonesia terkenal apa ya? Sudah dapat dipastikan terkenal sinetronnya. Bagi saya sinetron di Indonesia sudah sangat berkembang ceritanya walaupun selalu bisa ditebak pasti ada tokoh antagonis yang sangat lebay dan ada tokoh protagonis yang sangat sabar serta selalu aja ada tangisan dari sang tokoh protagonis.

Saya sangat menyayangkan sinetron yang mengisahkan anak sekolah atau menggunakan sekolah untuk pembuatan sinetron karena pasti anak sekolah yang ditampilkan tidak mencerminkan wajarnya anak sekolah di Indonesia.
Silahkan cermati gambar di bawah ini.
 
Pada umumnya anak sekolah yang ditampilkan di sinetron memakai seragam yang tidak rapi. Siswi pada sinetron mengenakan atasan yang dikeluarkan dan ketat serta memakai bawahan di atas lutut, tidak lupa mengenakan perhiasan berlebihan dan dandanan yang menor. Siswa pada sinetron mengenakan atasan yang dikeluarkan, kancing atas dibuka sehingga dadanya terlihat sedikit, dan biasanya lengan di gulung ke atas mungkin supaya terlihat seperti jagoan.

Padahal penonton sinetron biasanya anak SMP dan SMA yang pada umumnya mereka sedang mencari jati diri. Jika mereka meniru cara berpakaian sang idola di sinetron betapa konyolnya dia dan betapa buruknya dampak sinetron bagi anak Indonesia. Mungkin mereka dibilang gaul, tapi saya tahu aturan di sekolah tentang cara berpakaian dan juga berpenampilan. Jika KPI memanggil pelawak Olga untuk tidak berbicara fulgar, kenapa KPI tidak memanggil pembuat sinetron untuk tidak menampilkan anak sekolah yang berpenampilan tidak layak? Inilah indahnya Indonesia :D

Bagaimana menurutmu?


Artikel Terkait :

Jika anda menyukai halaman ataupun artikel "Motamatika Education: Sinetron Indonesia", silahkan copy kode di bawah ini sehingga anda dapat dengan bebas mengutip artikel di halaman ini.

39 komentar:

  1. sinetron...?
    makanan apa itu..?

    seperti isi dalam ikan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahha...
      Bisa-bisa aja nih sob :D

      Hapus
  2. Sinetron sekarang cuma bisa ngajarin anak2 sekarang pada pacaran sob

    BalasHapus
  3. Saya tidak suka nonton Sinetron Indonesia,ceritanya ga berkembang dan tidak mendidik, kebanyakan main tampar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, selalu yang ditonjolkan adalah tokoh antagonisnya

      Hapus
  4. kalo ftv sih aku suka , tapi kalo sinteron yang emak-emak gak banget deh kebanyakan sandiwaranya :D
    .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sandiwaranya jadul haha...

      Hapus
    2. betul , sandiwaranya bisa ditebak

      Hapus
  5. Balasan
    1. Indonesia menyimpan banyak hal-hal yang aneh hahaha...

      Hapus
  6. Setuju sama pendapat TS nya,
    Sinetron kita bukan tidak mendidik, tapi merusak ahklak dan moral.
    Pergaulan bebas seakan dianggap biasa, bahkan dipaksa untuk bersikap biasa.

    ko dibiarkan berlarut larut ya bang
    mau jadi apa masa depan bangsa kita
    pisss.... ^_^Y

    just my opinion

    BalasHapus
  7. Indonesia sudah berhasil membobrokkan sifat dan perilaku masyarakatnya lewat sinetron. Prestasi yg begitu wow...

    BalasHapus
  8. Setuju gan, dunia perfilman Indonesia terutama sinetron saat ini sudah memprihatinkan. Di samping cerita yang tidak mendidik juga tingkah laku yang bisa membuat rusak anak bangsa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sob, harusnya sinetron dilarang KPI

      Hapus
  9. baru tadi sore sy juga dapatin sinetron anak SD....udah belajar tawur mas...ufs

    mereka udh ga liat kualitas sinetron nya...cuma cari duit doang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak hal negatif yang ditampilkan di sinetron, jaman sekarang banyak yang mikirin uang tanpa memperdulikan dampaknya :D

      Hapus
  10. iya nih ., sinetron sekarang ,. apalagi dari indonesia sendiri ,. adanya cuman cinta-cinta'an meluluk isinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha...
      Hampir semua ceritanya sama

      Hapus
    2. he.embt sob ., :) mampir sini kunjungan ritinan sob ,. :)

      Hapus
  11. blogwalking here ,
    nice post ,. :)

    BalasHapus
  12. memang tipi jaman sekarang banyak madhorotnya dari pada manfaatnya.. coba liat aja dari berita-iklan-ampe sinetron semuanya berpenampilan ala barat, cuman berapa persen aja wanita yang berhijab..(nice share sob)..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Budaya asli kita sudah banyak tergerus oleh budaya asing sob, parah..

      Hapus
  13. mungkin isinya pasti ada percintaannya yang kurang mendidik kek e...
    =="

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu sudah pasti, tak lengkap jika tidak ada percintaannya haha..

      Hapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya follow ke dua blognya :D

      Hapus
  15. Nyanyi dulu aahh.. "Itulah INDONESIA.."

    BalasHapus
  16. Saya sdh melarang anak2 saya utk nonton sinetron Indonesia. Ternyata mereka mengerti, sob...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurlah pak..
      Baiknya memang begitu

      Hapus
  17. wah keren,. Artikelnya,. thank sob infonya.

    BalasHapus

Ketentuan Berkomentar :
1. Baca dulu artikelnya.
2. Berkomentarlah dengan sopan.
3. Jangan memasukkan link di kotak komentar.